Mangan – Manganese (25-Mn) – Tabel Periodik – Unsur Kimia

Mangan – Manganese (25Mn)

Nama IndonesiaMangan
Nama Inggris / Nama lainManganese
Lambang AtomMn
Nomor Atom25
PenemuJohan Gotlieb
Tahun Penemu1774
Negara PenemuSwedia
Massa Atom Relatif54,9380
Bilangan Oksidasi2, 3, 4, 6, dan 7
Konfigurasi Elektron[Ar]3d54s2
Titik Didih2,235 K
Titik Lebur1.518 K
Massa Jenis7,44 g/cm3
Struktur Kristalbbc
Elektronegativitas1,55
Radius Atom1,35 Aº
Volume Atom7,39 cm3/mol
Radius Kovalensi1,17 Aº
Entalpi Penguapan219,74 kJ/mol
Entalpi Pembentukan14,64 kJ/mol
Konduktivitas Listrik0,5 x 106 ohm-1 cm-1
Konduktivitas Panas7,82 Wm-1K-1
Potensial Inonisasi7,435 V
Kapasitas Panas0,48 Jg-1K-1
WarnaAbu – abu perak
Periode4
GolonganVIIB
Nama GolonganTransisi
WujudPadat
Jenis UnsurLogam
Asal UnsurUnsur alam
ManfaatBahan pembuat baterai, zat warna, serta katalis pembuat plastic dan serat sintetis (mangan nitrat dan mangan oksida)

Mangan – Manganese (25Mn)

Mangan adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Mn dan nomor atom 25. Mangan berupa logam transisi yang berwarna perak metalik.

 Mangan,  25Mn

A rough fragment of lustrous silvery metal

Tekanan uap

P (Pa)1101001 k10 k100 k
at T (K)122813471493169119552333

P= Suhu (Pascal); T=Suhu (Kelvin)

Struktur kristalkubus berpusat badan (bcc)
Struktur kristal Body-centered cubic untuk mangan
Isotop mangan terstabil
Iso­topKelim­pahanWaktu paruh (t1/2)Moda peluruhanPro­duk
52Mnsyn5.591 dε52Cr
β+52Cr
γ
53Mnsisa3.74 ×106 yε53Cr
54Mnsyn312.3 dε54Cr
γ
55Mn100%55Mn stabil dengan 30 neutron

Sejarah Singkat

Mangan dalam bentuk pyrolucite bijih hitam (mangan dioksida, MnO2) digunakan oleh pelukis gua pra-sejarah dari wilayah Lascaux di Perancis sekitar 30.000 tahun yang lalu. Dalam waktu yang lebih baru digunakan oleh pembuat kaca untuk menghilangkan warna kehijauan pucat kaca alami.

Pada 1740, teknolog kaca Berlin Johann Heinrich Pott menyelidiki secara kimia dan menunjukkan bahwa itu tidak mengandung zat besi seperti yang diasumsikan. Dari itu ia mampu membuat kalium permanganat (KMnO4), salah satu agen pengoksidasi terkuat yang dikenal. Beberapa ahli kimia pada tahun 1700-an mencoba untuk tidak berhasil mengisolasi komponen logam dalam pirolusit. Orang pertama yang melakukan ini adalah ahli kimia dan mineralogi Swedia Johan Gottlieb Gahn pada tahun 1774.

Namun, seorang siswa di Wina, Ignatius Kaim, telah menggambarkan bagaimana ia telah memproduksi logam mangan, dalam disertasinya yang ditulis pada tahun 1771.

Penggunaan

Mangan terlalu rapuh untuk banyak digunakan sebagai logam murni. Ini terutama digunakan dalam paduan, seperti baja.

Baja mengandung sekitar 1% mangan, untuk meningkatkan kekuatan dan juga meningkatkan kemampuan kerja dan ketahanan terhadap aus.

Baja mangan mengandung sekitar 13% mangan. Ini sangat kuat dan digunakan untuk rel kereta api, brankas, tong senapan dan jeruji penjara.

Kaleng minuman terbuat dari paduan aluminium dengan mangan 1,5%, untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Dengan aluminium, antimon dan tembaga membentuk paduan yang sangat magnetik.

Mangan (IV) oksida digunakan sebagai katalis, aditif karet dan untuk menghitamkan gelas yang berwarna hijau oleh pengotor besi. Mangan sulfat digunakan untuk membuat fungisida. Mangan (II) oksida adalah zat pengoksidasi kuat dan digunakan dalam analisis kuantitatif. Ini juga digunakan untuk membuat pupuk dan keramik.

Peran Biologi

Mangan adalah elemen penting dalam semua organisme hidup yang dikenal. Banyak jenis enzim yang mengandung mangan. Sebagai contoh, enzim yang bertanggung jawab untuk mengubah molekul air menjadi oksigen selama fotosintesis mengandung empat atom mangan.

Beberapa tanah memiliki kadar mangan yang rendah sehingga ditambahkan ke beberapa pupuk dan diberikan sebagai suplemen makanan untuk hewan-hewan penggembalaan.

Rata-rata tubuh manusia mengandung sekitar 12 miligram mangan. Kami mengonsumsi sekitar 4 miligram setiap hari dari makanan seperti kacang-kacangan, bekatul, sereal gandum, teh, dan peterseli. Tanpanya, tulang tumbuh lebih kenyal dan mudah patah. Ini juga penting untuk pemanfaatan vitamin B1.

Keterangan:

  • Massa atom relatif berdasarkan skala massa atom relatif karbon (Ar C=12)
  • Tanda “(  )” pada unsur – unsur radioaktif menunjukan nomor massa isotop unsur radioaktif yang mempunyai paruh waktu paling panjang
  • Massa jenis diukur pada suhu 300 K
  • Elektronegativitas ditulis berdasarkan aturan Pauling
Sumber / Daftar Pustaka / Referensi :

Harold D. Nathan. Pdh (2005). Cliff Quick Review: Kimia Dasar Cepat.  Jakarta: Pakar Raya
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Pudjaatmaka A. Hadyana (2004). Kamus Kimia. Jakarta: Balai Pustaka
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Chem-is-try.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Iupac.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Team RSC (2020, April). Periodic Table. Science Park. Cambridge: Royal Society of Chemistry. Access INA

Wikipedia.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Wikipedia (2020, April). Unsur Kimia. Access INA

Catatan situs:

  • Mohon dukungannya dengan share dan web bookmark (kode: ctrl + d) website kami .
  • Jangan lupa untuk like halaman facebook kami fb.com/analisis.id.
  • Jika ada gambar, link, dan ataupun file rusak silakan kirim pesan pada kolom komentar, kami akan segera membalasnya.
  • Sekilas tentang kami.