TITRASI BROMOMETRI

Bromo-bromatometri merupakan salah satu metode penetapam kadar suatu zat dengan prinsip reaksi reduksi-oksidasi. Oksidasi adalah suatu proses yang mengakibatkan hilangnya aatu elektron atau lebih dari dalam zat (atom, ion atau molekul). Bila suatu unsur dioksidasi, keadaan oksidasinya berubah ke harga yang lebih positif. Suatu zat pengoksidasi adalah zat yang memperoleh elektron, dan dalam proses itu zat tersebut direduksi.

Reduksi sebaliknya adalah suatu proses yang mengakibatkan diperoleh satu elektron atau lebih oleh zat (atom, ion atau molekul). Bila suatu unsur direduksi, keadaan oksidasi berubah menjadi lebih negatif (kurang positif), jadi suatu zat pereduksi adalah zat yang kehilangan elektron, dalam proses itu zat ini dioksidasi.

Oksidasi dan reduksi selalu berlangsung dengan serempak. Ini sangat jelas karena elektron yang dilepaskan oleh sebuah zat harus diambil oleh zat yang lain.jika orang membicarakan oksidasi suatu zat, ia harus ingat bahwa pada saat yang sama reduksi dari suatu zat juga berlangsung.

Bromatometri merupakan salah satu metode oksidimetri dengan dasar reaksi dari ion bromat (BrO3). Oksidasi potensiometri yang relatif tinggi dari sistem ini menunjukkan bahwa kalium bromat adalah oksidator kuat. Hanya saja kecepatan reaksinya tidak cukup tinggi. Untuk menaikkan kecepatan ini titrasi dilakukan dalam keadaan panas dan dalam lingkungan asam kuat. Adanya sedikit kelebihan kalium bromat dalam larutan akan menyebabkan ion bromida bereaksi dengan ion bromat, dan bromin yang dibebaskan akan merubah larutan menjadi warna kuning pucat, warna ini sangat lemah sehingga tidak mudah untuk menetapkan titik akhir.

Bromin yang dibebaskan ini tidak stabil, karena mempunyai tekanan uap yang tinggi dan mudah menguap, karena itu penetapan harus dilakukan pada suhu terendah mungkin, serta labu yang dipakai untuk titrasi harus ditutup.

Metode bromometri dan bromatometri ini terutama digunakan untuk menetapkan senyawa-senyawa organik aromatis dengan membentuk tribrom substitusi. Metode ini dapat juga digunakan untuk menetapkan senyawa arsen dan stibium dalam bentuk trivalent walaupun tercampur dengan stanum valensi empat.

Dalam suasana asam, ion bromat mampu mengoksidasi iodida menjadi iod, sementara dirinya direduksi menjadi brimida :

BrO3    +     6H+    +    6I+      →        Br   +   3I2    +  3H2O

Tidak mudah mengikuti serah terima elektron dalam hal ini, karena suatu reaksi asam basa (penetralan H+ menjadi H2O) berimpit dengan tahap redoksnya. Namun nampak bahwa 6 ion iodida kehilangan 6 elektron, yang pada gilirannya diambil oleh sebuah ion bromat tunggal.

Bahan

  • Isoniazid (FI IV : 472)

Nama resmi : Isoniazidum

Sinonim       : Isoniazid

RM / BM     : C6H7NO2 / 137,14

Kandungan : Tidak kurang dari 98,0 % dan tidak lebih dari 102,0 % C6H7NO2

Pemerian : Hablur putih, tidak berwarna atau serbuk hablur putih, tidak berbau, perlahan-lahan dipengaruhi oleh udara dan cahaya.

Kelarutan    : Mudah larut dalam air, agak sukar larut dalam etanol (95%) P, larut dalam kloroform dan eter,

Kegunaan : Sebagai sampel

  • Asam Salisilat (FI III : 56)
Nama resmi:Acidum Salycilum
Nama lain:Asam Salisilat
RM/BM:C7H6O3  / 138,12
Kandungan:Mengandung tidak kurang dari 99,5 % C7H6O3 
Pemerian:Hablur ringan atau serbuk berwarna putih
Penyimpanan:Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan:Sebagai sampel
Kelarutan:Larut dalam 550 bagian air dan dalam 4 bagian etanol (95%) P. Mudah larut dalam kloroform dan eter. Larut dalam ammonium asetat dinatrium hydrogenfosfat, kaliumn sitrat dan natrium sitrat
  • Fenilferin hidroksida (F1 IV : 666)

Nama resmi : Phenylephrini hidrochoridum

Nama lain: Fenilferin hidroksida

RM / BM: C9H13NO3. HCL/203,67

RB  : –

Kandungan :Tidak kurang dari 97,5% dan tidak lebih dari 102,5%

Kelarutan  : Mudah larut dalam air dan dalam etanol

Kegunaan  : Sebagai sampel

  • Asam Klorida (F1 III : 53)

Nama resmi: Acidum hydrochloridum

RM / BM : HCl/ 36,46

Kandungan : Tidak kurang dari 35,0% dan tidak lebih dari 38% HCl.

Pemerian: Cairan tidak berwarna, berasap, bau merangsang, jika diencerkan dengan 2 bagian air, asap dan bau hilang.

Kegunaan: Zat tambahan

  • Kalium Bromida (F1 III : 328-329)

Nama resmi: Kalii bromidum

Nama lain: Kalium bromidium

RM / BM: KBr / 119,01

Pemerian:Hablur heksahedral; transaparan atau tidak bewarna, aspek dan putih / serbuk butiran putih, higroskopis.

Kelarutan :Sangat mudah larut dalam air mendidih : larut dalam alkohol (95%) P, mudah larut dalam gliserol P.

Kegunaan : Sebagai pereaksi

CARA KERJA

Isoniazid

  • Disiapkan alat dan bahan
  • Ditimbang 10 mg sampel
  • Dilarutkan dengan 10 ml air
  • Ditambahkan 5 ml KBrO, 0,1 N
  • Ditambahkan 5 gr KBr
  • Ditambahkan 2 ml HCl P
  • Dibiarkan selama 5 menit di tempat gelap
  • Ditambahkan KI 10% b/v
  • Dititrasi dengan natrium trosianat hingga kuning dan sampai tak berwarna

Na-Salisilat

  • Disiapkan alat dan bahan
  • Ditimbang 30 mg sampel
  • Dilarutkan dalam 10 ml air
  • Ditambahkan 30 ml KBr
  • Ditambahkan 5 ml HCL P
  • Ditambah di tempat gelap selama 5 menit
  • Ditambahkan 10 ml KI 10%, kemudian dikocok
  • Ditambahkan 5 ml kloroform
  • Titrasi dengan Na tiosionat sampai warna kuning dan tidak berwarna

Asetanilid

  • Disiapkan alat dan bahan
  • Ditimbang seksama 30 mg
  • Ditambahkan 20 ml air untuk melarutkan
  • Ditambahkan 5 ml HCL 0,04 N, dipanaskan sampai 10 menit
  • Ditambahkan 0,1 g KBr, 10 ml KbrO3 dan 15 ml KI 10% b/v
  • Dititrasi sampai warna kuning dan tidak berwarna

Silakan hubungi kami jika ada kesalahan pada teks atau link pada konten website kami, secepat mungkin kami akan memperbaikinya. Karena kritik dan saran anda sangat membantu untuk perkembangan website kami menjadi lebih baik lagi. Anda juga bisa mengirim permintaan bidang/kategori yang belum tersedia dan mengisi form pada menu Hubungi kami feedback tersebut akan kami tampung dahulu, permintaan terbanyak akan kami segera kami tindaklanjuti. Terima kasih sudah berkunjung di website kami analisis.id.

Catatan situs:

  • Mohon dukungannya dengan share dan web bookmark (kode: ctrl + d) website kami .
  • Jangan lupa untuk like halaman facebook kami fb.com/analisis.id.
  • Jika ada gambar, link, dan ataupun file rusak silakan kirim pesan pada kolom komentar, kami akan segera membalasnya.
  • Sekilas tentang kami.