Neon (10-Ne) – Tabel Periodik – Unsur Kimia

Neon – Neon (10Ne)

Nama IndonesiaNeon
Nama Inggris / Nama lainNeon
Lambang AtomNe
Nomor Atom10
PenemuSir William Ramsey
Tahun Penemu1898
Negara PenemuInggris
Massa Atom Relatif20,1797
Bilangan Oksidasi
Konfigurasi Elektron[He]2s22p6
Titik Didih27,10 K
Titik Lebur24,55 K
Massa Jenis0,900 g/cm3
Struktur Kristalfcc
Elektronegativitas
Radius Atom0,51 Aº
Volume Atom16,90 cm3/mol
Radius Kovalensi0,71 Aº
Entalpi Penguapan1,77 kJ/mol
Entalpi Pembentukan0,34 kJ/mol
Konduktivitas Listrik
Konduktivitas Panas0,0493 Wm-1K-1
Potensial Inonisasi21,564 V
Kapasitas Panas1,030 Jg-1K-1
WarnaTidak berwarna
Periode2
GolonganVIIIA
Nama GolonganGas mulia
WujudCair dan gas
Jenis UnsurNonlogam
Asal UnsurUnsur alam
ManfaatBahan pembuatan tanda (sign) dam lampu tabung (tube lamp) atau lampu TL

Kubus Berpusat Muka

Struktur kristal​kubus berpusat muka (fcc)

Struktur kristal Face-centered cubic untuk neon

Neon – Neon (10Ne)

Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda (sign).

Neon adalah elemen kelima paling melimpah di alam semesta. Namun, ia hadir di atmosfer Bumi dengan konsentrasi hanya 18 bagian per juta. Ini diekstraksi dengan distilasi fraksi udara cair. Ini memberikan sebagian yang mengandung helium dan neon. Helium dikeluarkan dari campuran dengan arang aktif.

Neon discharge tube.jpg

Neon gas in a discharge tube, so-called neon light.
Neon spectra.jpg

Spectral lines of neon in the visible region

Penggunaan

Penggunaan neon terbesar adalah dalam membuat ‘sign neon’ di mana-mana untuk iklan. Dalam tabung pelepasan vakum, neon memancarkan warna oranye kemerahan. Hanya tanda-tanda merah yang benar-benar mengandung neon murni. Yang lain mengandung gas yang berbeda untuk memberikan warna yang berbeda.

Neon juga digunakan untuk membuat indikator tegangan tinggi dan switching gear, penangkal petir, peralatan selam, dan laser.

Neon cair adalah zat pendingin kriogenik yang penting. Ini memiliki kapasitas pendinginan lebih dari 40 kali per unit volume daripada helium cair, dan lebih dari 3 kali lipat hidrogen cair.

Sejarah Singkat

Pada tahun 1898, William Ramsay dan Morris Travers di University College London mengisolasi gas krypton dengan menguapkan argon cair. Mereka mengharapkan menemukan gas yang lebih ringan yang cocok dengan ceruk di atas argon dalam tabel periodik unsur-unsur. Mereka kemudian mengulangi percobaan mereka, kali ini memungkinkan argon padat menguap perlahan di bawah tekanan yang berkurang dan mengumpulkan gas yang keluar terlebih dahulu. Kali ini mereka berhasil, dan ketika mereka memasukkan sampel gas baru ke dalam spektrometer atom mereka, itu mengejutkan mereka oleh cahaya merah cemerlang yang sekarang kita kaitkan dengan tanda-tanda neon. Ramsay menamai neon gas baru, mendasarkan pada neos, kata Yunani untuk baru.

Isotop neon terstabil
Iso­topKelim­pahanWaktu paruh (t1/2)Moda peluruhanPro­duk
20Ne90.48%20Ne stabil dengan 10 neutron
21Ne0.27%21Ne stabil dengan 11 neutron
22Ne9.25%22Ne stabil dengan 12 neutron

Supply risk

Relative supply riskUnknown
Crustal abundance (ppm)0.005
Recycling rate (%)Unknown
SubstitutabilityUnknown
Production concentration (%)Unknown
Reserve distribution (%)Unknown
Top 3 producers
  • Unknown
Top 3 reserve holders
  • Unknown
Political stability of top producerUnknown
Political stability of top reserve holderUnknown

Keterangan:

  • Massa atom relatif berdasarkan skala massa atom relatif karbon (Ar C=12)
  • Tanda “(  )” pada unsur – unsur radioaktif menunjukan nomor massa isotop unsur radioaktif yang mempunyai paruh waktu paling panjang
  • Massa jenis diukur pada suhu 300 K
  • Elektronegativitas ditulis berdasarkan aturan Pauling
Sumber / Daftar Pustaka / Referensi :

Harold D. Nathan. Pdh (2005). Cliff Quick Review: Kimia Dasar Cepat.  Jakarta: Pakar Raya
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Pudjaatmaka A. Hadyana (2004). Kamus Kimia. Jakarta: Balai Pustaka
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Chem-is-try.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Iupac.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Team RSC (2020, April). Periodic Table. Science Park. Cambridge: Royal Society of Chemistry. Access INA

Wikipedia.org
(Pada: Harris .D (2007). Ensiklopedi Unsur Unsur Kimia. Jakarta: Kawan Pustaka)

Wikipedia (2020, April). Unsur Kimia. Access INA

Catatan situs:

  • Mohon dukungannya dengan share dan web bookmark (kode: ctrl + d) website kami .
  • Jangan lupa untuk like halaman facebook kami fb.com/analisis.id.
  • Jika ada gambar, link, dan ataupun file rusak silakan kirim pesan pada kolom komentar, kami akan segera membalasnya.
  • Sekilas tentang kami.